Pemerintah telah mengganti sebanyak 4.007 ekor sapi korban bencana erupsi Gunung Merapi di empat kabupaten di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. "Realisasi alokasi dana yang dikucurkan pemerintah untuk penggantian ternak sapi korban erupsi Merapi sebanyak itu mencapai Rp 35,9 miliar," kata Koordinator Tim Identifikasi Penanganan Ternak Korban Merapi Ida Tjahajati di Yogyakarta, Selasa (25/1).Ia mengatakan sapi yang mati tidak diganti dengan uang, tetapi dengan sapi hidup yang telah dibeli dengan dana Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). "Dana tersebut diambil dari dana BNPB yang sebelumnya dialokasikan untuk pembelian sapi hidup sebesar Rp 100 miliar," kata Direktur Rumah Sakit Hewan (RSH) Prof Soeparwi Universitas Gadjah Mada (UGM) ini.
Ia mengatakan dari dana Rp 100 miliar yang disiapkan pemerintah tersebut, sampai saat ini hanya digunakan sekitar Rp 35,9 miliar untuk alokasi pembelian sapi hidup dan penggantian sapi yang mati. "Alokasi dana pemerintah untuk pembelian sapi hidup yang disiapkan sebesar Rp 100 miliar, ternyata hingga kini hanya digunakan Rp 35,9 miliar," katanya.
