Pelaku Selalu Mencari Kelemahan Teknologi

Pelaku kejatahan selalu mencari kelengahan korban dan kelemahan dari suatu teknologi untuk meloloskan aksinya. Terkait dengan lolosnya kurir narkoba yang membawa 6 kilogram shabu dari Malaysia yang melewati pintu masuk masuk X'Ray Bandara Soekarno-Hatta.

"Itulah pelaku kejahatan. Selalu mencari titik kelemahan dari alat X'Ray (alat pemindai). Padahal alat itu bisa menditek benda-benda khususnya narkoba dan benda-benda berbahaya".

Pelaku umumnya mencari kelemahan sebuah sistem security. Jika pelaku menguasai kunci kelemahan, maka aksi kejatahan akan terus berlangsung. .

Kendatipun demikian, dalam setiap aksi kejahatan tidak ada yang sempurna dilakukan oleh pelaku. Untuk mengantisipasi aksi kejahatan itu tentunya bagaimana cara meminimalisir kelemahan atau risikonya.

Lebih jauh lagi, untuk meminimalisir maka diperlukan sebuah sistem yang memenuhi standarisai seperti ISO atau International Organization for Standarization. Hal ini dapat menekan setiap kelemahan sebuah sistem yang ada. "Di Wilayah perkotaan diperlukan sebuah sistem pengamanan yang standar, sehingga dapat menekan angka kriminalitas dan gangguan keamanan"

Sudah saatnya sistem pengamanan di Perkotaan memenuhi sebuah standari internasional tersebut. Contohkan ISO 3100 tentang menajemen risko. Disini dijelaskan soal identifikasi risiko, analisis risiko, evaluasi risiko, penanganan risiko, pemilihan alternatif penanganan risiko, persiapan dan penerapan rencana penangangan risiko, pemantauan dan kajian, dan pencatatan proses manajemen risiko.

"Di perkotaan faktor munculnya kriminalitas dan ganguan keamanan tinggi sekali, karena merupakan pusat pemerintahan, bisnis dan diperlukan standarisai sistem pengamanan,

Mahasiswa Pembobol Situs Polri

Mabes Polri mengungkapkan pelaku pembobol situs Polri itu adalah seorang mahasiswa dari Perguruan Tinggi Swasta dari Jawa Tengah. Pelaku berinisial AK dibekuk di kos-kosan, Senin malam kemarin.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Polisi Anton Bachrul Alam mengatakan di Jakarta, Selasa (7/6), tersangka diketahui sebagai orang yang mengerti dunia IT.

"Sementara dia melakukan itu dengan menerobos data base website. Ya dia punya ilmu itu, IT. Kita akan tahu setelah pemeriksaan 1x24 jam".

Dalam kasus ini, Polisi menyita sejumlah barang bukti. "Ada beberapa yang sudah disita, nanti kalau sudah lengkap semuanya akan diungkap".

Situs beralamat Polri.go.id milik Polri dibobol orang tak dikenal, akhir pekan silam. Dalam aksinya hacker memasukkan sejumlah pesan yang variatif.

Sisik Trenggiling Bahan Dasar Shabu

Pakar lingkungan hidup dan kesehatan Universitas Riau menyatakan sisik trenggiling (Manis javanica) mengandung zat aktif Tramadol HCl. Zat ini merupakan partikel pengikat zat yang terdapat pada psikotropika jenis shabu.

"Tramadol HCl juga merupakan zat aktif yang merupakan salah satu obat analgesik yang digunakan untuk mengatasi nyeri hebat baik akut atau kronis dan nyeri pascaoperasi," kata Ariful Amri, kemarin.

Trenggiling adalah binatang pemakan semut atau dalam bahasa asing dikenal dengan ant eater. Di dalam tubuh trenggiling terdapat unsur yang dapat menjaga kekebalan tubuh yang sangat tinggi. Menurut Amri, hal itu bisa dilihat dari sisik trenggiling yang dapat melindungi tubuh binatang tak bergigi itu.

"Jadi, percaya atau tidak, di negara lain seperti Singapura, sisik trenggiling dijual dengan harga jutaan bahkan puluhan juta per kilogram. Hal itu karena tersiar kabar kalau di sana sisik trenggiling digunakan sebagai bahan dasar obat-obatan berdosis tinggi termasuk psikotropika jenis shabu," jelas Amri.

Ia mengatakan banyak metode yang digunakan untuk membuat tablet lepas lambat yang juga terdapat pada psikotropika. Salah satunya adalah dengan menggunakan sistem matriks, dimana obat bercampur homogen dengan bahan matriks.

Matriks etil selulosa menurut Amri adalah matriks yang tidak larut di dalam air dan memberi rintangan untuk penetrasi cairan kedalam matriks, juga difusi obat akan menjadi lambat. Sistem matriks merupakan sistem yang paling sederhana dan sering digunakan dalam pembuatan tablet lepas lambat.

"Pada sisik trenggiling, kandungan matriks etil selulosa dapat dipastikan sangat tinggi, sehingga pemanfaatannya sangat luas. Dan untuk diketahui, matriks etil solulosa juga terdapat pada sabu-sabu sebagai pengikat unsur zat kimia yang terkandung di dalamnya,"

Penyelundupan Trenggiling

Bea dan Cukai Tanjung Priok berhasil menggagalkan penyelundupan satu kontainer berisi 7 ton daging dan sisik trenggiling ke Vietnam. Diperkirakan negara dirugikan sampai Rp 8 miliar akibat penyelundupan ini.

Kepala Kantor Pelayanan Utama Tanjung Priok Rahmat Subagyo, Kamis (26/5/2011), mengatakan, kasus ini terungkap setelah pihaknya menemukan kejanggalan pada kontainer milik PT SJBM yang beralamat di Jakarta saat diperiksa dengan sinar-X pada Senin lalu.

Kendati berdasarkan dokumen pengiriman bahwa kontainer itu dilaporkan berisi ikan beku, setelah kontainer dibongkar, ditemukan 309 karton yang masing-masing berisi 10 trenggiling tanpa sisik, dengan total berat 7.453,08 kilogram atau sekitar 7,4 ton, serta empat karton berisi 64,6 kilogram sisik trenggiling. Kardus-kardus itu disusun di belakang tumpukan 749 karton ikan beku berbobot total 14,9 ton.


Daging dan sisik trenggiling itu diduga akan diperdagangkan di pasar Asia. Setiap kilogram daging itu bisa mencapai harga 112 dollar AS dan sisiknya per keping bisa mencapai 1 dollar AS.


Pemilik PT SJBM selaku eksportir daging trenggiling itu bertanggung jawab atas kasus ini. Perusahaan itu dapat dijerat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan karena keterangan yang dimuat dalam dokumen ekspor itu palsu.

Direktur Konservasi Kementerian Kehutanan Novianto Bambang mengatakan, penyelundupan daging trenggiling itu melanggar konservasi keragaman hayati Indonesia. Sebab, trenggiling yang memiliki nama latin Manis javanica ini termasuk binatang yang dilindungi di dunia dan masuk daftar Apendiks 1 atau nyaris punah.

VISITOR

Chat

Followers

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "